Minggu, 05 November 2017

negara maritim

negara maritim tanpa ada bantuan pemerintah

negara maritim adalah negara yang memiliki kepulkauan yang menyebar banyak menjadikan negara memiliki banyak wilayah perairan yang kosong sungai yang bercabang banyak pantai yang luas di negara kita negara maritim namun kenapa pemerintah tidak turun secara total untuk perkembangan tersebut memiliki lahan yang luas tanpa adannya pengelolaan sama saja kan.

kementrian kita sudah bersikap tegas dalam lingkup penangkapan kapal yang masuk dan mengambil ikan di wilayah kita langsung di hukum dengan berat dengan penenggelaman kapal  namun di bidang budidaya belum sama sekali terjamah, memang dengan penangkapan saja sektor perikanan akan lebih maju namun menurut saya tidak penangkapan kapal ikan secara terus menerus juga bisa mengakibatkan berkurangnya ikan di alamnya tanpamelihat sisi dari hidup ikan tersebut seperti perkawinan produksi ikan di alam itu sesuai musim tidak bisa kita pantau terus menerus jika ikan di ambil terus menerus ikan indukan yang seharusnya berkembang biak di tangkap apa tidak akan habis ikan - ikan di alam.

cara untuk penanggulangan habisnya ikan konsumsi di alam adalah budidaya banyak teknik budidaya yang kita punya namun apakah berkembang tidak menurut saya karena pemerintah hanya asik melihat sektor penangkapan yang maju saat ini entah tahun depan, maka dari itu saya berharap sektor budidaya juga di berikan bantuan mulai dari pendanaan, pendidikan, dan juga teknologi semogta bisa berkembang dan menjadikan negara maritim yang kita punya bisa kita kelola dengan lebih baik.

pembudiodayaan kita belum bisa berkembang mulai pendidikan dan teknologi masih sama seperti itu- itu saja    karena tanpa ada bantuan modal dan pemerintahpun hanya mengacuhkannya menjadikan sektor budidaya tetap saja tanpa ada pengembangan yang siknifikan apakah harus adanya demo dari petani tambak ikan agar bisa di lihat dan di berikan bantuan dari pemerintah entahlah.

semoga pemerintah dapat melihat sektor perikanan budidaya kita agar bisa melihat betapa luas dan kurangnya pengelolaannya.

suara petani tambak udang.

Sabtu, 04 November 2017

Hukum rimba di negara kita 

banyak sekali masyarakat kita mengerti hukum walaupun anak anakpun sudah di didik sejak mulai pembelajaran namun entah apa yang di pemikiran pada masyarakat di daerah Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, belum ada pembuktian yang kongkrit dari si tertuduh mengambil ampli di sebuah masjid, massa yang beringas menghukumnya dengan sangat kejam padahal di tidak mengetahui apakan dia benar - benar maling atau bukan massa dengan beringas memukul dengan berbagai alat mulai batu, kayu ba;lok, bahkan sampai mengambil nyawa orang tersebut.setelah nsemua selesai mayatnya pun bahkan di anggap seperti sampah hanya di tonton tanpa ada yang mengurusnya, setelah semua di urus pihak yang berwajib dan di selidiki terbukti bahwa orang yang di kira mencuri ampli itu ternyata bukan yang mengambil dan di telusuri bahwa keluarga dari si korban memiliki istri yang mengandung dengan umur kandungan yang sudah tua dan memiliki satu anak usia sekitar 7- 10 tahun.

saya berfikir terus apakah semua bertanggung jawab atas semua yang di lakukan mulai dari masyarakat sekitar yang ikut memassa dengan kejam, yang menyiram bensin dan yang menuduh si korban maling apakah mereka semua di hukum atau tidak terus apakah mereka bertanggung jawab atas keluarga sederhana yang di tinggal oleh si korban entah hukumpun sangat lamban untuk memberikan hukuman untuk semua yang telah saya sebut.

menurut pembaca apakah hukum yang pas untuk semua tersangka ???